RESEARCH

Psychological Consultation

Consultation

Konsultasi Psikologi

Assessment

psychotherapist-working-with-patient

Intervention

Research

Research

Training

Training

Workshop & Seminar 2

Workshop & Seminar

Sharing Class

Sharing Class

Research

Tujuan utama dari Center of Behavior Research adalah melakukan penelitian dan sekaligus mengkaji perkembangan dan hambatan perilaku manusia dalam setup lingkungan, komunitas, organisasi, dan negara, kemudian memformulasi suatu metode ilmiah – generic theory dan evidence based – yang akan digunakan oleh para pemimpin dalam pengambil keputusan (decision makers) serta bagi para ilmuwan untuk penyelesaian masalah dan intervensi.

  • CBR fokus pada penelitian dan kajian khusus perilaku secara independen, dimana setiap hasil kajian akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah secara berkala maupun buku.
  • Penelitian ilmiah dilaksanakan dengan metode eksperimental dengan uji coba laboratorium maupun lapangan (evidence based), serta melakukan hipotesis baru berdasarkan generic theories yang lebih advanced.
  • Pembahasan model dan metode teori perilaku dilaksananakan melalui diskusi ilmiah dan workshop berkala ditingkat akademis dan profesional.

Kajian berkala dan terbaru yang dilakukan CBR saat ini adalah Level of Thinking, yaitu kajian perilaku manusia yang berhubungan dengan kemampuan seseorang dalam pengambilan keputusan dan problem solving. Meningkatkan LoT adalah kompetensi CBR untuk membangun perilaku organisasi yang resiliens.

LEVEL OF THINKING

Level of Thinking (LoT) di invent oleh CBR untuk membangun mental model atau mindset yang bertumbuh agar memiliki resiliensi terhadap perubahan teknologi yang cepat dan globalisasi. LoT dibentuk dalam suatu konseptualisasi framework dengan menggunakan teori ilmiah dan evidence based dari berbagai ahli dalam bidnag psikologi, neurosciencem falsafah, sosial, dan fisika melalui diagnosa pembanding dan uji klinis selama 13 tahun.

LoT adalah hasil dari sebuah proses kognitif secara conscious untuk mengendalikan stimulus indera secara rasional dan bijak, sehingga setiap keputusan dan tindakan memiliki dampak yang bermanfaat dalam jangka panjang. Secara neuroscience, LoT dibangun secara bertahap untuk memenuhi kapasitas mental seseorang sesuai dengan learning experience yang dialami dan berhubungan langsung dengan peningkatan mental maturity (kedewasaan mental) yang dipakai dalam beradaptasi dengan preferensi sosial yang ada. Dengan meningkatkan LoT, maka seseorang akan lebih adaptif menghadapi stressor dan risk factor sehingga tidak mudah terjerumus pada gangguan mental yang merusak fungsi individual dan sosial.

LoT diterapkan dalam 2 tingkatan (rendah dan tinggi) dan memiliki 5 kapasitas mental yang perlu dibangun secara bertahap untuk mencapai mental maturity dalam pengambilan keputusan. Tingkat berpikir manusia berevolusi melalui jenjang paling bawah: Awareness & Informative, kemudian meningkat ke yang lebih tinggi yaitu Knowledge, Innovative, dan Wisdom.