SCHEMA THERAPY CENTER & CBT KONTEMPORER

Schema Therapy

Schema Therapy adalah sebuah sistim terapi yang cocok untuk gangguan psikologis yang kronis dan cenderung menetap yang sulit untuk dirawat. Terbukti dalam pengalaman klinis bagi pasien dengan gangguan personality, dan yang memiliki masalah characterogical yang mendasari gangguan Axis I (Sering didahului dengan CT atau CBT).

Tujuan utama Schema Therapy adalah untuk membantu pasien memperkuat healthy adult mode mereka; melemahkan maladaptive coping mode mereka sehingga mereka dapat kembali berhubungan dengan kebutuhan dan perasaan inti mereka; untuk menyembuhkan early maladaptive schemas mereka; untuk memecahkan pola hidup yang digerakkan oleh skema; dan akhirnya untuk memenuhi kebutuhan emosional inti mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Schema modes adalah keadaan emosi momen-ke-momen dan respons koping yang kita semua alami. Seringkali mode skema kita dipicu oleh situasi kehidupan yang membuat kita terlalu sensitif (“emotional buttons“). Banyak mode skema membuat kita bereaksi berlebihan terhadap situasi, atau bertindak dengan cara yang akhirnya menyakiti kita.

Maladaptive coping styles adalah cara anak beradaptasi dengan skema dan merusak pengalaman masa kecil. Misalnya, beberapa anak menyerah pada skema mereka; beberapa menemukan cara untuk memblokir atau menghindari rasa sakit; sementara anak-anak lain melawan balik atau memberikan kompensasi yang berlebihan.

Maladaptive coping styles pada akhirnya lebih menjerumuskan pasien dalam skemanya (EMS)

Early Schemas berhubungan dengan kebutuhan emosional dasar seorang anak. Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi di masa kanak-kanak, skema berkembang yang mengarah pada pola hidup yang tidak sehat. Masing-masing dari 18 skema mewakili kebutuhan emosional spesifik yang tidak terpenuhi secara memadai pada masa kanak-kanak atau remaja.

EMS adalah pola kognitif dan emosi yang self-defeating (merusak) yang tumbuh pada awal masa kecil dan diulang (dikonstruksi) sepanjang hidup seseorang.

CBT Kontemporer

CBT adalah sebuah model psikoterapi dengan metode pendekatan pada aktivitas mental (dengan modifikasi pikiran otomatis yang menyimpang) dan perilaku (conditional & response yang dipengaruhi oleh lingkungan).

CBT Tradisional
Dikembangkan oleh Albert Ellis dengan REBT, bersamaan dengan Aaron Beck dengan Cognitive Therapy, pada akhir tahun 1970an.
Reinforcement dibutuhkan untuk memperkuat beliefs, maka stimulus conditioning dipakai sebagai teknik behavior experiments – maka disebut CBT

  • Cognitive modification – decision making & problem solving
  • Behavioral experiment – menguji validitas dari pikiran pasien dari perubahan perilaku setelah modifikasi kognitif kemudian diperkuat (reinforced).

CBT Kontemporer
Tidak hanya fokus pada beliefs system, tetapi lebih fokus pada schemata.
Tidak hanya fokus pada pikiran otomatis tetapi pada perasaan (afeksi dan emosi positif), sensasi tubuh, dan perilaku (coping styles).

CBT Tradisional dan CBT Kontemporer
Keduanya didasari pada model kognitif yang sama, yang dikembangkan oleh Aaron Beck di Institute of Cognitive Therapy.
Terapi Kognitif pada awalnya dikembangkan oleh Beck untuk mengatasi pasien dengan gangguan dipresi (1960an); kemudian dikembangkan oleh Young untuk mengatasi gangguan kepribadian dan peyalahgunaan narkoba.